Selasa, 09 September 2014

B. PARU – PARU
Ekskret dari paru – paru adalah CO2 dan H20 yang dihasilkan dari proses pernapasan, pada prinsipnya CO2diangkat dengan cara yaitu melalui plasma darah ( 15 %) dan diangkut dalam bentuk ion HCO3 ( 30 % ) melalui proses berantai pertukaran klorida adalah sebagai berikut. Darah pada alveolus mengikat O2 dan mengangkutnya ke sel – sel jaringan dalam jaringan darah melepaskan  O2 dan seterusnya mengikat CO2untuk dikeluarkan bersama H2O
Gangguan pada Paru – paru
a.      Berkurangnya jumlah hemoglobin
Berkurangnya jumlah hemoglobin menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke sel – sel tubuh
b.      Keracunan gas CO
Keracunan gas – gas ini mengganggu pengikatan oksigen oleh karena gas CO memiliki daya pengikatan yang tinggi terhadap oksigen daripada HB.
c.       Kanker paru – paru
Kanker paru – paru menyebabkan  paru – paru rusak dan tak berfungsi lagi
d.      Emfisema
Merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh  karena susunan alveolus abnormal
e.       Penyakit asma
Penyakit asma  merupakan gangguan pernapasan karena menyempitnya saluran pernapasan
f.       TBC
TBC menyebabkan  terganggunya proses difusi oksigen karena timbulnya bintil – bintil kecil pada dinding alveolus yang disebabkan oleh bakteri  Mycobacterium tuberculosis
g.      Radang paru – paru
h.      Bronchitis ( Radang pada saluran napas)
i.        Polip.
Polip yaitu pembengkakan kelenjar limfe pada saluran pernapasan ( rongga hidung )

POSTINGAN INI SAYA KUTIP DAR SUMBER : http://shulkhanaxbmc.blogspot.com/

NAMA : DWI DIAN DITASARI (15)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar